Kemenkes Sebut Ada 35 Kasus Probable Hepatitis Akut Tersebar di 22 Provinsi

ementerian Kesehatan telah memeriksa sebanyak 91 kasus dalam dugaan hepatitis akut di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 35 di antaranya dalam status probable.

Yadi
Rabu, 21 September 2022 | 07:32 WIB
Kemenkes Sebut Ada 35 Kasus Probable Hepatitis Akut Tersebar di 22 Provinsi
Kasus Probable Hepatitis Akut.

Purwasuka - Kementerian Kesehatan telah memeriksa sebanyak 91 kasus dalam dugaan hepatitis akut di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 35 di antaranya dalam status probable.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril yang menyebutkan dari 91 kasus dugaan hepatitis akut, 35 status probable, 7 pending, dan 49 discarded.

''Kasus hepatitis akut tersebar di 22 provinsi di Indonesia. Jadi, tidak semua di provinsi ada kasus hepatitisnya,'' ujar Syahril pada konferensi pers secara virtual, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dari 22 provinsi tersebut, di DKI Jakarta tercatat kasus terbanyak dengan 12 kasus probable, 3 kasus pending, disusul DIY 3 kasus probable, dan Jawa Tengah dengan 2 kasus probable, 2 kasus pending.

Baca Juga:Kementerian Kesehatan Periksa 91 Kasus Dugaan Hepatitis Akut, 35 Kasus Probable

Syahril menyebut dari total 35 kasus probabel yang dikaji oleh komite ahli diketahui patogen yang paling banyak ditemukan pada pasien adalah EBV, dan paling banyak dialami jenis kelamin laki-laki pada anak usia 0 sampai 5 tahun.

Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR dan metagenomik, 5 dari 29 pasien probable hepatitis terdeteksi virus famili herpesviridae, dan gejala yang dialami pasien seperti demam, mual, dan kuning, muntah, dan hilang nafsu makan.

Syahril menyebut bahwa kapasitas laboratorium sudah ditambah oleh Kementerian Kesehatan dan totalnya sebanyak 33 laboratorium untuk pemeriksaan hepatitis.

Sementara itu, Dokter Spesialis Kesehatan Anak, Prof Hanifah Oswari mengatakan kasus hepatitis masih ada tetapi kasusnya tidak sebanyak seperti pada awal kasus. Saat ini masih ada tujuh kasus hepatitis yang belum ditindaklanjuti.

''Perkembangan kasus Hepatitis ini belum dietahui penyebabnya. Memang masih tetap ada tetapi tidak sebanyak di awal kasus. Meski tidak banyak tapi kasusnya masih ada. Itu yang perlu kita perhatikan dan waspada,'' kata Hanifah.(*)

Baca Juga:91 Kasus Hepatitis Misterius di Indonesia, Provinsi Lampung Masih Aman

Nasional

Terkini

Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar, menyampaikan, korban masing-masing diketahui masih berumur 14 Tahun 11 Bulan, asal talun Kabupaten Cirebon. Korban dipekerjakan oleh pelaku sejak dua bulan yang lalu.

Jabar | 17:33 WIB

Dia berharap kemudian hari tidak ada lagi korban dan air mata lagi di sepakbola Indonesia. Bahkan, Luis Milla pun mengaku sangat kaget saat mendengar kabar tersebut pertama kali.

Ragam | 17:02 WIB

Pihak-pihak yang diperiksa yakni Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema FC, serta Kadispora Jawa Timur. Pemeriksaan buntut tragedi kerusuhan berdarah ini dilakukan oleh tim investigasi Polri.

Nasional | 16:45 WIB

Hal ini dikatakan Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi. Dia menerangkan, isi atau muatan konten itu termasuk laporan palsu.

Nasional | 16:37 WIB

Dapatkan hadiah menarik dari Kode Redeem Genshin Impact 3 Oktober 2022. Di dalamnya, kalian bisa mendapatkan Mora dan Primogems.

Ragam | 16:23 WIB

Dengan mengklaim Kode Redeem CODM 3 Oktober 2022 dapat digunakan untuk mendapatkan berbagai item menarik secara gratis demi meraih kemenangan.

Ragam | 16:18 WIB

Simak jenis-jenis celana jeans wanita yang biasa digunakan. Salah satunya ada Wide-leg Jeans.

Ragam | 16:13 WIB

Ada banyak tips memilih celana jeans yang tepat untuk bagian tubuh. Namun, jarang yang menetahui hal ini.

Ragam | 15:58 WIB

Bek Persib, Rachmat Irianto mengaku sangat terpukul atas terjadinya insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu 1 Oktober 2022. Peristiwa yang merenggut banyak korban jiwa itu dinilai Rian sapaan akrab Rachmat Irianto sebagai cerita terkelam yang pernah terjadi di sep

Ragam | 15:48 WIB

Artis, Baim Wong dan Paula Verhoeven meminta maaf pada semua orang yang merasa dirugikan oleh dirinya atas video prank KDRT yang melibatkan institusi kepolisian.

Ragam | 15:23 WIB

Cak Nun ditanya oleh seorang ustadz ketika lantunan takbir Hari Raya diganti. Berikut ini tanggapan adem Cak Nun atas pertanyaan tersebut.

Metropolitan | 20:10 WIB

"Ada luka memar di sekujur tubuh bahkan ada warna biru,"ujar paman korban.

Metropolitan | 19:23 WIB

Ayah dan Ibu Brigadir J mengungkap arogannya tindakan rombongan Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang bahkan tak berkenan melepas sepatu mereka.

Metropolitan | 18:42 WIB

Buntut prank dengan membikin laporan soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), artis Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Metropolitan | 18:14 WIB

"Setelah saya berdiri saya didorong dari belakang dan kemudian melihat ayah terjatuh,"

Metropolitan | 14:56 WIB

Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan terkait kontan prank KDRT juga sita perhatian pembaca hari ini.

Gosip | 22:33 WIB

Rizky Billar jadikan Raffi Ahmad sebagai role model.

Gosip | 21:29 WIB

Inul Daratista dan Ruben Onsu sempat heran tubuh Lesti Kejora semakin kurus setelah menikah.

Gosip | 21:14 WIB

Aty Kodong prihatin dengan kasus KDRT yang dialami Lesti Kejora.

Gosip | 20:55 WIB

Arie Kriting menagih penjelasan PT. LIB soal alasan tetap menggelar laga Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada malam hari.

Gosip | 20:09 WIB
Tampilkan lebih banyak