Jadi Tersangka Lagi, Ini Kasus yang Menjerat Ajay M Priatna

Karyoto menyebutkan, perkara yang menjerat Ajay kali ini merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang telah menjerat Stepanus Robin dan pengacara Maskur Husein.

Faqih
Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:41 WIB
Jadi Tersangka Lagi, Ini Kasus yang Menjerat Ajay M Priatna
Mantan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna. (Istimewa)

CIMAHI - Mantan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Penetapan kali ini terkait dengan kasus korupsi sebagai pemberi suap terkait penanganan perkara korupsi ke mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

Selain itu, Ajay juga tersandung kasus karena telah menerima sejumlah gratifikasi di Lingkungan Pemkot Cimahi. Hal ini dikatakan Deputi Penindakan KPK, Karyoto.

Karyoto menyebutkan, perkara yang menjerat Ajay kali ini merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang telah menjerat Stepanus Robin dan pengacara Maskur Husein. 

Keduanya kini sudah menjadi terpidana dan menjalani masa hukuman di penjara dalam kasus suap penanganan sejumlah perkara korupsi di KPK.

Baca Juga:Ada Subsidi, Jokowi Tegaskan Inflasi 4,9 Persen Bukan Akan Sebenarnya

"Ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke penyidikan dengan mengumumkan tersangka AJY (Ajay Muhammad Priatna)," ujarnya, Kamis (18/8/2022).

Karyoto menjelaskan kontruksi perkara hingga kembali menjerat Ajay menjadi tersangka. Ajay merupakan Wali Kota Cimahi periode 2017 sampai 2022. Ketika itu, ia mendapatkan informasi bahwa KPK tengah menyelidiki dugaan korupsi terkait penyaluran dana bantuan sosial (Bansos) di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"AMP (Ajay M Priatna) diduga berinisiatif untuk mengondisikan agar jangan sampai KPK juga melakukan pengumpulan bahan keterangan dan informasi di Kota Cimahi," ucap Karyoto.

Selanjutnya, Ajay mencari referensi kenalan orang yang diduga memiliki pengaruh di KPK melalui Radian Ashar dan Saiful Bahri yang adalah warga binaan di Lapas Sukamiskin.

"Rekomendasi yang sampaikan Radian Ashar dan Saiful Bahri pada AMP (Ajay Priatna) yaitu salah seorang penyidik KPK bernama Stepanus Robin Pattuju alias Roni," katanya.

Baca Juga:Gelar Ekspor Komoditas Daerah, Bea Cukai Dukung Ekspor Bangkit Lebih Kuat Pasca Pandemi

Setelah mendapat nama Stepanus Robin, kata Karyoto, Ajay pun akhirnya membuat pertemuan pada Oktober tahun 2020 lalu, disalah satu Hotel di Kota Bandung terkait membicarkan detail masalah yang seang dihadapi Ajay.

Dalam pembahasannya itu, Stepanus Robin yang ketika itu masih menjadi penyidik KPK menawarkan bantuan pada AMP berupa iming-iming agar pengumpulan bahan keterangan dan informasi di Kota Cimahi oleh tim KPK tidak berlanjut.

"AMP (Ajay Priatna) nantinya juga tidak menjadi target operasi KPK dengan syarat adanya kesepakatan pemberian sejumlah uang," kata Karyoto.

Untuk meyakinkan Ajay, Stepanus Robin mengajak pengacara Makur Husein untuk turut serta memberikan saran pada Ajay.

Merespon tawaran tersebut, kata Karyoto, Ajay diduga sepakat dan bersedia untuk menyiapkan dan memberikan sejumlah uang pada Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain.

"Stepanus Robin Pattuju diduga sempat meminta uang Rp1,5 Miliar namun AMP (Ajay) menyanggupi akan memberikan uang hanya Rp500 juta," ungkap Karyoto.

Lebih lanjut, untuk proses penyerahan uang dilakukan di Jakarta. Ajay enyerahkan uang tanda awal sebesar Rp100 juta kepada Stepanus Robin. Sedangkan, sisa uang selnjutnya akan diserahkan oleh ajudan Ajay.

"Jumlah uang yang diduga diberikan AMP (Ajay) pada Stepanus Robin Pattuju alias Roni dan Maskur Husain seluruhnya sekitar Rp500 juta," ucapnya.

Dari penelusuran tim penyidik, Uang yang diberikan Ajay kepada Stepanus Robin tersebut berasal dari setoran penerimaan gratifikasi dari beberapa ASN d Pemkot Cimahi.

"Masih terus akan dilakukan pendalaman," katanya.

Untuk proses penyidikan lebih lanjut, Ajay akan dilakukan penahanan selama 20 hari pertama. Mulai 18 Agustus sampai 6 September 2022 di Rumah Tahanan KPK Kavling C1 Jakarta.

Tersangka Ajay disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Seperti diketahui, KPK kembali menangkap Ajay Priatna di Lembaga Pemsyarkatan Sukmiskin Bandung, Rabu (17/8/2022) kemarin. Padahal Ajay baru saja menyelesaikan masa pidananya dalam kasus suap sejumlah proyek di Pemkot Cimahi dengan hukuman penjara selama dua tahun. ***

Jabar

Terkini

Meski akan menjalani pemeriksaan, status Rizky Billar masih sebagai saksi.

Nasional | 18:46 WIB

Olah TKP ini, kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi bagian dari penyelidikan kasus KDRT yang dilaporkan Lesti Kejora.

Nasional | 18:37 WIB

Berdasarkan data terbaru yang dikumpulkan oleh pemerintah, tercatat sebanyak 448 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 125 orang dinyatakan meninggal dunia.

Nasional | 17:57 WIB

Dia berharap kemudian hari tidak ada lagi korban dan air mata lagi di sepakbola Indonesia. Bahkan, Luis Milla pun mengaku sangat kaget saat mendengar kabar tersebut pertama kali.

Ragam | 17:02 WIB

Pihak-pihak yang diperiksa yakni Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema FC, serta Kadispora Jawa Timur. Pemeriksaan buntut tragedi kerusuhan berdarah ini dilakukan oleh tim investigasi Polri.

Nasional | 16:45 WIB

Hal ini dikatakan Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi. Dia menerangkan, isi atau muatan konten itu termasuk laporan palsu.

Nasional | 16:37 WIB

Dapatkan hadiah menarik dari Kode Redeem Genshin Impact 3 Oktober 2022. Di dalamnya, kalian bisa mendapatkan Mora dan Primogems.

Ragam | 16:23 WIB

Dengan mengklaim Kode Redeem CODM 3 Oktober 2022 dapat digunakan untuk mendapatkan berbagai item menarik secara gratis demi meraih kemenangan.

Ragam | 16:18 WIB

Simak jenis-jenis celana jeans wanita yang biasa digunakan. Salah satunya ada Wide-leg Jeans.

Ragam | 16:13 WIB

Ada banyak tips memilih celana jeans yang tepat untuk bagian tubuh. Namun, jarang yang menetahui hal ini.

Ragam | 15:58 WIB

Cak Nun ditanya oleh seorang ustadz ketika lantunan takbir Hari Raya diganti. Berikut ini tanggapan adem Cak Nun atas pertanyaan tersebut.

Metropolitan | 20:10 WIB

"Ada luka memar di sekujur tubuh bahkan ada warna biru,"ujar paman korban.

Metropolitan | 19:23 WIB

Ayah dan Ibu Brigadir J mengungkap arogannya tindakan rombongan Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang bahkan tak berkenan melepas sepatu mereka.

Metropolitan | 18:42 WIB

Buntut prank dengan membikin laporan soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), artis Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Metropolitan | 18:14 WIB

"Setelah saya berdiri saya didorong dari belakang dan kemudian melihat ayah terjatuh,"

Metropolitan | 14:56 WIB

Rizky Billar jadikan Raffi Ahmad sebagai role model.

Gosip | 21:29 WIB

Inul Daratista dan Ruben Onsu sempat heran tubuh Lesti Kejora semakin kurus setelah menikah.

Gosip | 21:14 WIB

Aty Kodong prihatin dengan kasus KDRT yang dialami Lesti Kejora.

Gosip | 20:55 WIB

Arie Kriting menagih penjelasan PT. LIB soal alasan tetap menggelar laga Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada malam hari.

Gosip | 20:09 WIB

Roy Kiyoshi mengomentari kasus KDRT di pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Gosip | 19:36 WIB
Tampilkan lebih banyak